Bertempat di Balai Desa Melung tanggal 21 Oktober 2012  jam 20.30 s/d 23.00 berlangsung diskusi tentang roadmap (peta jalan) pengembangan desa binaan.  Kegiatan yang berdasarkan perjanjian kerjasama antara Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soederiman Purwokerto dengan Pemerintah Desa Melung.  Acara yang  dihadiri para Ketua RT, Ketua RW , tokoh pemuda, BPD, tokoh masyarakat serta perangkat desa dengan fasilitator Slamet Priyanto dan Aris Mumpuni Dosen Fakultas Biologi Unsoed berlangsung menarik.

Menurut Aris Mumpuni,  ” Desa Melung yang menjadi pilihan dalam pengembangan potensi desa menuju desa wisata agropolitan dikarenakan mempunyai potensi yang dapat dikembangkan dikemudian hari seperti potensi sawah, gunung, pertanian organik maupun dekat dengan kawasan wisata” paparnya.

“karena itulah Desa Melung menjadi pilihan”, katanya.

”  pada malam ini kami memaparkan tentang rencana kegiatan tiga tahun kedepan,” imbuhnya.

Menurutnya, Desa melung mempunyai keistimewaan terkait dengan geografis, penduduk, masyarakatnya, potensi maupun kelompok masyarakat seperti Pager Gunung yang berkosentrasi di bidang pertanian. ” Disamping itu juga sebagai pelopor situs web dalam desa membangun di bidang agrobisnis, penguatan kelembagaan, sistem informasi serta jurnalistik,” lanjutnya.

Desa Melung sebagai jalur penghubung  Baturraden dengan Batur Agung juga dilihat sebagai sebuah desa yang potensial dan strategis dibidang wisata.

Mengakhiri diskusi, Slamet Priyanto menegaskan bahwa Desa Melung ke depan bisa menjadi desa yang berubah, sebuah desa yang maju dengan berbagai potensi yang ada.

Khoerudin