Reboisasi Hutan, Untuk Kehidupan

Reboisasi Hutan, Untuk Kehidupan

Upaya melestarikan lingkungan terus menerus dilakukan warga Desa Melung dari tahun ke tahun. Perjuangan yang sangat panjang. Kesadaran akan pentingnya menjaga alam untuk kehidupan, tampaknya sudah mulai disadari karena baik buruknya lingkungan berdampak langsung terhadap tatanan kehidupan. Terutama sumber daya air yang beberapa waktu lalu mengalami penyusutan yang cukup berpangaruh terhadap usaha pertanian

Kelompok anak muda IRGM yang melakukan penghijauan pada 15 Maret 2009 di lahan Perhutani, sekarang ini sedikit banyak berpangaruh terhadap sumber air yang sekarang ini dapat dirasakan warga.  Sebagai contoh kali Jaiing saat ini air terus mengalir meskupun di musim kemarau, dan beberapa mata air sekarang ini sudah muncul kembali.

Selain manfaat dari sumber daya alamnya ada keuntungan dari sisi ekonomi, dimana tanaman pucung sekarang ini cukup banyak yang menghasilkan biji buahnya yang diproses menjadi kluwek.  Selain itu daging buahnya dapat dijadikan makanan.  Selain tanaman pucung nilai ekonomis yang didapat  ada tanaman kopi untuk penghijauan .

Perjuangan panjang agar sumber daya air kembali bersahabat lambat laun terwujud dan membuahkan hasil dan sesungguhnya tidak saja dirasakan langsung warga Melung saja, namun secara tanpa dirasakan juga berimbas pada desa-desa atau daerah dibawah Desa Melung.

Dari hasil penghijauan yang dapat dirasakan sekarang ini memang tidak ada data atau pencatatan berapa besar  penambahan debit air.  Namun berdasarkan pengamatan secara visual tetap berdampak dengan adanya penambahan jumlah debit air yang haya dapat dirasakan oleh warga.  Dari penampakan tanaman yang terus tumbuh dan semakin rapat diharakan akan menahan laju penguapan dan tanaman akan menyimpan air dengan baik.  Sehingga air akan terus ada meskipun dimusim kemarau.

 

 927 total views

PAS Lakukan Penanaman Di Desa Melung

PAS Lakukan Penanaman Di Desa Melung

Melung 30 Oktober 2016, Setelah sukses meluncurkan pasar desa on-line PAS (Persaudaran Agus Sejagad) sebagaicpendukung acara adakan penanaman di hutan Desa Melung. Kegiatan penanaman ini sebagai bagian pengabdian PAS dalam membangun desa melalui konservasi.

Kurang lebih 200 bibit tertanam di lahan milik desa (suksara). Adapun jenis bibit terdiri dari bibit pohon Pucung, Alpokat dan bibit pohon Manggis. Bibit-bibit tersebut dibeli dari Komunitas Cendana Desa Melung.

“Semoga bibit pohon-pohon yang kami tanam akan bermanfaat bagi kemakmuran masyarakat Desa Melung” seperti dituturkan oleh salah satu anggota PAS.

PAS adalah perkumpulan nama Agus yang ada di Indonesia yang diketuai oleh Drs. Agus Bahagianto. Sebuah perkumpulan dengan slogan “Satu Nama Satu Jiwa”.

 1,553 total views