Lembaga Penelitian METER di Desa MelungRabu 10 Oktober 2012, Lembaga survey Meter yang beralamat di Jl. Pamularsih No. 149a Klaseman, Sinduharjo, Sleman Yogyakarta mengadakan penelitian di Desa Melung. Sebuah penelitian yang mengambil judul “Studi Perkembangan MDGs (Tujuan Pembangunan Milenium) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan perkembangan yang terjadi dalam bidang MDGs yang terkait dengan penanggulangan kemiskinan, gender, kesehatan, lingkungan dan good governance di tahun 2012 dan 2014.  Ditanyakan mengenai Desa Melung menjadi tujuan, kami melihat dari internet ada desa yang menarik buat kami dan atas saran kawan kami dari Belanda menyarankan untuk Desa Melung saja, walaupun ada pilihan lain pada saat itu yaitu di daerah Wonosobo.

Sebenarnya penelitian yang sesungguhnya akan dilaksanakan di Sulawesi, dan Desa Melung hanya sebagai proyek percontohan saja guna membangun instrumen penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian. Seperti di sampaikan oleh Rizal salah satu asisten peneliti. Latihan lapangan bagi asisten peneliti adalah untuk mengidentifikasi kendala substansi dan teknis yang dihadapi di lapangan.

Pada proyek percontohan penelitian yang dilaksanakan di Desa Melung melibatkan masyarakat dengan berbagai macam profesi seperti tukang batu, petani, buruh harian lepas dan lain-lain. Adapun quesioner yang dipersiapkan adalah pertanyaan seputar persoalan kehutanan dan konflik-konflik tanah. Pertanyaan-pertanyaan ini nantinya akan diterapkan di Sulawesi, dan sebelumnya sebagai tolak ukurnya diujicobakan di Desa Melung. Apakah pertanyaan-pertanyaan tersebut mudah dipahami atau tidak.

Lembaga survey meter menurunkan 3 (tiga) orang asisten penelitinya dimana setiap asisten peneliti ditugaskan menanyai 2 (dua) orang kepala keluaraga. Dari para koresponden yang dipilih secara acak rata-rata dalam menjawab pertanyaan akan selesai dalam waktu sekitar 45 menit. Tingkat kesulitan dalam menjawab adalah pada saat pertanyaan yang menyinggung masalah kelapa sawit baik dalam hubungannya dengan peningkatan ekonomi maupun dampak dalam lingkungan karena memang untuk jenis tanaman tersebut tidak ada di Desa Melung.