Ilustrasi gambar Tuyul

Tuyul biasanya digambarkan dalam jenis mahluk halus berwujud anak kecil dan berkepala gundul.  Tuyul dapat dipekerjakan oleh pemiliknya (majikan) untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Dalam melaksanakan perintah tuyul sangat patuh terhadap sang majikan. Keinginan memiliki harta benda dengan cara yang cepat tanpa mempedulikan nasib orang disekitarnya yang menjadi korban.

Seperti halnya di Desa Melung yang akhir-akhir ini beredar isu adanya tuyul. Banyak warga merasa jengkel ketika mengetahui uang yang disimpannya telah berkurang. Pada mulanya hanya menanyakan kepada anggota keluarga apakah mengambil uang yang disimpannya. Setelah mengetahui bahwa anggota keluarganya tidak ada yang mengambil, dengan hati pasrah dalam hati berkata mungkin benar-benar hilang.

Kejadian serupa juga dialami banyak orang yang pada mulanya hanya diam ketika kehilangan uang. Namun setelah ada yang memulai cerita tentang adanya tuyul, maka ramailah isu adanya tuyul.Menyadari adanya bahaya pencurian yang dilakukan oleh mahluk halus, kini masyarakat mulai berhati-hati dalam menyimpan uang.

Salah satu upaya yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi tuyul adalah dengan menyebar yuyu disekitar rumah. Agar yuyu tidak terlalu jauh maka yuyu tersebut dimasukan dalam sebuah baskom. “Karena sebenarnya tuyul merupakan jelmaan dari seorang anak, dan sifat seorang anak adalah bermain” seperti dituturkan salah seorang penduduk Desa Melung. Ada juga yang menyimpan uang dengan ditaruh dibawah Al-Qur`an. Berbagai macam upaya dilakukan agar uang hasil jerih payah mereka tak hilang sia-sia.