Melung 22 November 2012, Dengan kondisi wilayah yang berbukit-bukit menjadikan Desa Melung dan sekitarnya sangat rawan terhadap kemungkinan bencana tanah longsor, banjir dan lain sebagainya.  Apalagi pada musim penghujan seperti sekarang ini, hujan yang turun dari siang hingga malam hari telah mengakibatkan longsornya tanah di tepi jalan raya Melung – Kutaliman. 

Jalan raya yang menghubungkan Desa Melung dan Desa Kutaliman yang di kiri dan kanannya menjulang tebing dengan ketinggian hampir 7 m terputus. Hal ini diakibatkan oleh salah satu tebing yang ada di sebelahnya longsor.

Menurut warga sekitar longsor yang mengakibatkan terputusnya jalan Melung – Kutaliman terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Secara serempak kemudian masyarakat sekitar lokasi langsung membersihkan longsoran tanah karena memang jalan tersebut merupakan arus utama lalu lintas warga sekitar. Meskipun dengan berhujan-hujanan dan upaya yang dilakukan belum semua tanah dapat di singkirkan. Namun sudah bisa dilalui sepeda motor meski harus ekstra hati-hati.

Kondisi jalan sebelum adanya tanah longsor memang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan rusak parah. Sudah seperti kali sat dan sudah banyak pula yang menjadi korban akibat jalan yang rusak seperti jatuh dari sepeda motor dan lain sebagainya, seperti dituturkan oleh Narwin selaku Kadus II Desa Melung.  Yang sangat kami sayangkan  kenapa hanya jalan-jalan yang dekat dengan pusat pemerintahan saja yang diperhatikan, padahal desa-desa juga sebenarnya kepengin merasakan adanya jalan yang bagus dan tidak mesti harus kekota hanya untuk sekedar menikmati sebuah jalanan tanpa grunjalan.

Sementara itu ditempat lain tepatnya di Babakan yang masuk dalam wilayah Desa Kutaliamn dua buah rumah ringsek akibat tertimpa tanah longsor.