RTLH Desa MelungPMKS singkatan dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang memiliki arti seseorang, keluarga, kelompok masyarakat yang karena sesuatu hambatan, kesulitan atau gangungan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosial dan karenaya tidak dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hisupnya (jasmani, rohani secara memadai dan wajar).  Ternyata yang mengalami persoalan tersebut cukup banyak di desa-desa hanya saja terkadang tidak menjadi masalah dikarenakan beberapa sebab seperti data yang kurang akurat atau pihak keluarga terkadang malu untuk melapor ke pihak pemerintah desa dan masalah lainnya.  Ada banyak kreteria dari PMKS seperti anak balita terlantar, anak terlantar, anak jalanan, wanita rawan sosial ekonomi (WRSE), penyandang cacad, penyandang cacad bekas penderita kronis (TBC, Kusta, Stroke. malaria dan lainnya), keluarga fakir miskin, korban bencana alam.

Untuk mengatasi persoalan PMKS disetiap desa ada Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yaitu semua hal yang berharga dapat digunakan untuk menjaga, menciptakan, mendukung atau memperkuat usaha kesejahteraan sosial (UKS) baik berupa individu maupun organisasi.  Di Desa ada PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), ada pula organisasi sosial, dunia usaha dan lainnya yang peduli dengan kondisi masyarakat yang mengalami masalah kesejahteraan sosial.

Data di desa Melung penyandang anak cacat fisik (tuna daksa) ada 4 orang, cacat rungu ada 1 orang, sedangkan penyandang cacat dewasa dengan cacat mata (tuna netra) ada 1 orang, tuna rungu ada 1 orang, cacat mental reterdasi ada 4 orang dan cacat mental dan fisik (cacat ganda) ada 1 orang serta ada 96 orang penyandang cacat bekas penyakit kronis (PCBK) seperti pernah terkena malaria yang banyak di jumpai karena mereka adalah yang pernah bekerja di luar Jawa.  Sementara Keluarga fakir miskin ada 181 KK, dan keluarga berumah tidak layak huni ada 77 KK.  Dan pada tahun 2012 ini korban bencana alam akibat angin ribut tercatat 283 KK.