Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, berbagai program telah diluncurkan oleh Pemerintah Desa Melung. Yang muaranya tentu untuk kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Desa Melung. Akan tetapi dari beberapa program yang dilaksanakan, capaian hasilnya belum sesuai dengan target dan tujuan program.

Setelah diadakan evaluasi, beberapa faktor dianggap sebagai penghambat dan kendala pada pelaksanaan program. Evaluasi yang juga dilaksanakan bersamaan waktunya dengan proses penggalian gagasan di masing-masing Dusun di Desa Melung. Salah satu penyebab adalah lemahnya sumberdaya manusia dalam mengelola potensi yang ada di Desa Melung. Penguatan kelembagaan yang ada di Desa Melung menjadi prioritas dalam program pembangunan desa. Peran dan fungsi masing-masing pengurus lembaga menjadi sorotan terutama dalam hal administrasi dan keuangan. Hal ini lebih dikarenakan kurangnya pengetahuan (baca : sumberdaya manusia) dalam mengelola sebuah organisasi (lembaga desa). Dimana lembaga desa merupakan unsur yang sangat menunjang pemerintah desa dalam sebuah perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan di desa.

Demi menunjang peningkatan kapasitas lembaga desa sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan menengah desa maka diperlukan adanya penguatan dalam kelembagaan. Lembaga desa sebagai penghubung atau jembatan atas informasi antara pemerintah dan masyarakat, disamping juga sebagai pengemban aspirasi masyarakat dalam pembangunan di desa. Dengan minimnya pengetahuan tentang management organisasi dimasing-masing lembaga desa melalui peningkatan kapasitas kelembagaan menjadi salah satu jawaban untuk lebih memahami tentang keorganisasian kelembagaan, peran dan fungsi dalam kelembagaan. Sehingga dengan meningkatnya pengetahuan lembaga-lembaga desa akan dapat saling bekerjasama antar lembaga desa baik LMDH (lembaga masyarakat desa hutan), Gapoktan (gabungan kelompok tani), Pemerintah Desa, Karang Taruna, PKK (pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga), RT (rukun tetangga) dan lembaga-lembaga lain di desa. Pengenalan dan pembelajaran terhadap management sebuah lembaga nantinya akan berdampak pada kemajuan desa baik dari sisi kualitas manusianya maupun pada peningkatan ekonomi.

Dalam pelaksanaanya pelatihan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 Pebruari 2014 sampai dengan 1 Maret 2014.  Adapun tujuan dari pelatihan ini seperti disampaikan oleh Khoerudin selaku Kepala Desa Melung adalah untuk Membangun lingkar belajar antar masyarakat melalui pengelolaan pengetahuan, pendalaman management organisasi   dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di perdesaan.