soim bicara blankon

M. Soim Fatkhurrohim, Sekretaris Desa Melung tengah berbagi pengembangan sistem tata kelola pemerintahan di wilayahnya

Hari ini kami ke Desa Melung (20/2/2013). Desa ini terletak di lereng Gunung Slamet,tepatnya di sebelah barat objek wisata Baturraden. Kami berangkat pagi dari Purwokerto dengan waktu tempuh perjalanan sekitar setengah jam. Ini kali pertama kami berkunjung ke desa yang terkenal di dunia internet itu.

Perjalanan menuju ke Desa Melung melalui medan perbukitan yang masih hijau dan segar. Kami merasakan suasana yang sangat sejuk dan pemandangan yang indah. Di sini kami merasakan senang dengan kondisi alam yang tetap terjaga. Tiba di balai desa, Kami disambut ramah oleh pemerintah Desa Melung. Setelah itu, kami mendapat penjelasan tentang seluk-beluk Desa Melung.

Desa melung ternyata sudah mempergunakan internet untuk menggali potensi warga, seperti pertanian, peternakan, dan seni budaya. Selain itu, teknologi internet dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja pelayanan administrasi dan pemerintahan, seperti data penduduk, memperpanjang KTP, surat menyurat, dan pengelolaan sumber daya warga. Dampaknya, tata kelola pemerintahan makin efektif dan tepat waktu.

Dahsyatnya mereka menggunakan teknologi berbasis open source. Mereka tidak menggunakan teknologi bajakan berlogo jendela. Berdasar penjelasan dari pemerintah Desa Melung penggunaan teknologi berlogo jendela riskan terhadap serangan virus dan biayanya pembeliannya relatif mahal. Sekali terkena virus warga harus ke kota untuk menginstal ulang sehingga banyak pekerjaan yang terganggu.

Teknologi open source juga menjadi jalan keluar bagi kebutuhan software yang selama ini tergantung pada perusahaan-perusahaan software berbayar. Padahal putra-putri Indonesia sendiri mampu menciptakan teknologi serupa yang lebih canggih

Pengalaman ini bagi kami sangat bermanfaat terlebih bagi kami yang mempelajari teknologi komputer dan jaringan. Hal yang lucu kami dapatkan mereka menggunakan teknologi wireless karena kabelnya dimakan tikus. Itu tidak pernah kubayangkan saat belajar jaringan komputer di sekolah.