http://melung.or.id

Kenthong sebagai media informasi

Kenthong adalah sebuah alat komunikasi masyarakat pedesaan yang sangat sederhana yang berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan informasi melalui ketukan.  Penyampaian informasi melalui kenthong, merupakan media yang sangat efektif dan murah.  Dan masyarakat hanya tinggal menghafal kode-kode yang disampaikan melalui pukulan kenthong.

Untuk mengingat kode-kode pukulan kenthongan, cukup terbantu dengan lagu yang cukup gampang dihafalkan.  Adapun lirikmlagunya adalah sebagai berikut :

Siji – siji rojo pati yo mas yo
Loro – loro ono maling
Telu – telu omah kobong
Peng papate banjir bandang
Limo – limo maling kewan yo mas yo
dan seterusnya.

Disamping untuk memberitahukan kondisi atau keamanan desa, kenthong juga dipergunakan untuk mengundang atau mengumpulkan orang ketika akan mengadakan musyawarah.  Pada jaman dahulu hampir disetiap rumah memiliki kenthong yang tergantung di depan rumah, baik dari katu maupun bambu.  Dan pada setiap desa memiliki kode-kode tersendiri untuk jenis pukulan kenthong yang ditunjukan untuk memanggil orang.

Dan masyarakat juga bisa mengingatkan, semisal ada panggilan dari alat (kenthong) yang dibunyikan, kebanyakan masyarakat dahulu sudah hafal dengan bunyi pukulan kenthong.  Bahwa jenis pukulan ini mengisyaratkan bahwa pihak kelurahan memanggil Kepala Dusun, Bayan dan juga perangkat desa yang lain.  Walaupun orang yang dipanggil berada disawah sekalipun pasti kabar tersebut akan sampai, karena masyarakat yang mendengar secara otomatis akan langsung memberitahukan kepada orang yang dipanggil.

Sehingga pesan yang disampaikan akan sampai dengan cepat.  Berbeda dijaman sekarang ketika pesan disampaikan melalui media handphone, ketika orang yang dipanggil tidak berkenan menghadiri, bisa saja mengatakan bahwa tidak ada pesan masuk.   Sekarang walaupun kenthong sebagai media informasi sudah agak tergeser, minimal masih dipergunakan untuk memberitahukan keadaan atau kondisi.  Baik itu untuk menyampaikan keadaan aman maupun untuk memberitahukan tentang waktu.  Karena tidak cukup banyak orang yang mengetahui kode-kode pukulan kenthongan.  Sehingga walaupun hanya sebatas kenthong, namun ketika salah dalam melakukan pemukulan akibatnya akan sangat berbahaya.  Apalagi untuk sebagian masyarakat desa seperti Desa Melung masih banyak yang hafal dengan tanda-tanda pemukulan kenthong.