Melung, 30 Juni 2013  Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang ada di grumbul Melung, maka perlua adanya penambahan air bersih. Air bersih yang semula mengambil dari Grumbul Kalipagu Desa Ketenger sudah tidak mencukupi akan kebutuhan air di Grumbul Melung.

Atas dasar hasil kesepakatan dalam musyawarah tingkat grumbul maka disepakati untuk mengambil air dari sumber yang lain selain yang berada di grumbul Kalipagu.  Adapun sumber yang akan diambil airnya adalah Kali Tuma yang bersumber dari Gunung Cendana.

Kebutuhan paralon kurang lebih 175 batang untuk dapat mengalirkan air ke bak penampung sepanjang 800 m. Dana untuk pembelian paralon berasal dari hasil iuran warga masyarakat setiap bulan sebesar Rp. 2.000 (dua ribu rupiah). Dana tersebut juga dipergunakan untuk dana kompensasi pengurus dan biaya perawatan. Untuk menutup kekurangan dana pembelian maka setiap KK (kepala keluarga) dibebankan sebesar Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).

Dan pada hari ini (Minggu, 30 Juni) semua warga masyarakat grumbul Melung secara gotong royong memasang pipa (paralon). Tua, muda, laki-laki dan kaum perempuan bahu-membahu bekerjasama memasang paralon. Khusus untuk kaum perempuan mereka mempersiapkan konsumsi ala kadarnya seperti makanan ringan dan juga makan siang.

Warga masyarakat berharap dengan adanya penambahan jalur pipa ini akan bisa mengatasi  kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.