http://melung.or.id

Kunjungan tamu dari Amerika dan Prancis

Melung 12/1/2013,  Keindahan alam pedesaan nampaknya menjadi daya tarik tersendiri buat warga negara asing yang pada  hari (Sabtu 12 Januari 2013) sengaja datang berkunjung ke Desa Melung.   Sebuah kunjungan yang dilakukan secara kebetulan ini telah membuat kedua warga negara asing ini merasa betah dan takjub dengan panorama alam pedesaan.

Samuel Ralph Neubaner (17) pelajar setingkat SMA asal Amerika dan Charline Praud (18) asal Prancis datang ke Indonesia dalam rangka pertukaran pelajar yang sudah tinggal di Indonesia dari bulan Agustus 2012.  Kedatangannya ke Desa Melung sebenarnya hanya kepingin melihat aktifitas masyarakat desa dan juga suasana desa.

Setelah berbasa-basi di Balai Desa Melung, kedua remaja yang datang didampingi oleh Anton dari Rotary Club Purwokerto langsung diajak melihat suasana kebun sayur organik milik kelompok tani pager gunung Desa Melung.  Sebuah pemandangan dengan backgraund bukit Cendana langsung memanjakan penglihatan kedua remaja ini yang memang belum pernah menikmati suasana alam pedesaan.

Melihat, memetik dan merasakan secara langsung berbagai macam sayuran menjadikan sebuah keasikan tersendiri bagi kedua remaja ini tanpa mempedulikan teriknya matahari.  Bahkan saking senangnya atau barangkali karena rasa penasaran sayuran yang baru dipetikpun kemudian langsung di makan bahkan tanpa dicuci terlebih dahulu.  Dan kehebohanpun terjadi pada saat memetik cabai, tanpa pikir panjang cabaipun langsung di makan juga.  Sampai kemudian kekhawatiranpun muncul karena memang rombongan kecil ini tidak membawa bekal air minum.  Rasa cabai yang pedas malah jadi bahan tertawaan rombongan kecil ini.

Dan untuk menghilangkan rasa pedas yang membuat muka  Samuel Ralph Neubaner nampak semakin merah, Sam panggilan akrabnya kemudian malah memakan semua sayuran yang ada termasuk terong mentah pun tak luput di makan juga.  Walau cuma sebentar melihat keadaan dan suasana desa telah mampu membuat kedua remaja ini khususnya Samuel Ralph Neubaner untuk bisa kembali lagi menikamati alam pedesaan.  ”Begitu keluar rumah sudah bisa langsung melihat hutan, dan suasan di desa indah, segar dan gak ada polusi” kata Samuel Ralph Neubaner ketika di tanya tentang kesan tentang desa dengan dialek Amerikanya.

http://melung.or.id

Menikmati suasana pedesaan sambil minum jamu “saritem” di Desa Melung

Walaupun baru sekitar 6 bulanan tinggal di Indonesia Samuel Ralph Neubaner yang sebenarnya tinggal di Bekasi (Jakarta) telah membuatnya mampu berbicara dan bercanda dalam bahasa Indonesia.  Berbeda dengan Charline Praud yang sangat pendiam dan tak banyak bicara, mungkin juga sebenarnya bisa berbahasa Indonesia cuma karena pendiam saja jadi nggak ketahuan.   Bahkan ketika disuguhi jamu “saritem” (sari temu-temuan) dengan lahap langsung dihabiskan tanpa ada sisa.

Dan dalam pesan terakhirnya minta dijinkan untuk dapat main lagi ke Desa Melung,dan kalau diperbolehkan akan menetap atau tinggal kurang lebih dua mingguan.