Wawancara dengan pak ibekDi tengah padatnya kesibukan dalam pelaksanan penyusunan RKP dan APBDes Tahun Anggaran 2015, di Pemerintah Desa Melung, seperti biasa mendapatkan anugrah yang tak terkira . Lagi-lagi Desa Melung kedatangan seorang tamu, berkunjung  yang  tentunya mempunyai tujuan berbeda maupaun sama seperti tamu-tamu berkunjung sebelumnya.  Seperti tamu kali ini juga mempunyai tujuan dalam rangka melaksanakan Penelitian di Desa Melung. Ia seorang salah satu Dosen di Univesitas Padjadjaran Bandung Fakultas Ilmu Komunikasi, dan seorang Mahasiswa di UNIVERSITAS ERFURT JERMAN,  Subekti Wirabuana Priadarma S.Sos, M.A 33 tahun, Ibek pangilan akrabnya , untuk melaksanakan Penelitian Disertasi Program Studi Doktor ( S3 )  dengan Judul ” Internet in Rural Indonesia the Role of Collective Intentity in an Indonesia Village ” ( Intensitas kolektif masyarakat Pedesaan ), dengan demikian Desa Melung akan dibawa pada kancah dunia pendidikan tidak saja di dalam negeri namun akan dibawa hasilnya ke luar negeri.

Sedangkan Penelitian ke Desa Melung yaitu secara umum tentang Dampak Teknologi Informasi ( TIK  terhadap Pembangunan dan masyarakat di Pedesaan. Lagi lagi Pertanyaan kenapa kok Desa Melung sebagai tujuan tempat Penelitianya bukankah desa-desa yang lainya juga banyak yang sudah mempunyai basis Internet,  ” Sebenarnya Desa Melung bukan sebagai tujuan awalnya untuk melakukan Penelitian, awalnya sebagai tujuan Peneitianya adalah salah satu Desa yang berada di wilayah Jogyakarta, setelah sampai di Jogya pada tahun 2013 yang lalu ia direkomendasikan oleh salah seorang yang diemui di Jogya , Coba ke Desa Melung saja yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas dimana Desa Melung sendiri sudah dikenal aktif untuk pemberdayaanya tentang Internet, maka ia pun mencoba mencari di google tentang Melung , tenyata ia banyak menemukan berbagai Informasi tentang Melung, ditambah lagi dengan melihat tayangan dari layar kaca seperti yang ditayangkan oleh beberapa televisi swasta seperti SCTV, TV ONE ( VIVINEWS) dan TEMPO TV.. Setelah cukup mendapatkkan informasi ada apa dengan Desa Melung ia pun di bulan September 2013 berkunjung untuk pertama kalinya ke Desa Melung untuk melihat secara langsung bagaimana si Desa Melung, maka tertariklah untuk melaksanakan Peneltiannya di Desa Melung ‘ katanya.

Dosen UNPADIbek datang ke Desa Melung pada tanggal 1 Nopember 2014 yang lalu dan rencananya sampai Januari 2015.  Setelah ia berada di Desa Melung sudah banyak membantu pekerjaan Pemerintah Desa Melung untuk Penyusunan roadmap tentang  Ekowisata Desa dan untuk tahun anggaran 2015 s/d tahun 2019, dan sudah keliling di Desa Melug baik untuk mencari data data yang dibutuhkan untuk bahan Penelitiannya serta beramah tamah dengan masyarakat Desa Melung. Ia merasa sangat terkesan dengan keaktifan Perangkat Desa dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa, Keterbukaan masyarakat dengan orang luar, dan dengan kecantikan alam desa yang sangat nyaman untuk ditinggali serta keberagaman yang masyarakat yang dianggap pertamanya homogen ternyata sekarang ini sudah mulai Heterogen dengani adanya Forum Masyarakat Antar Umat Beragama ( FMAUB ) yang sedang membangun Pertapaan Cardoner disalah satu wilayah Desa Melung, katanya.  Lalu untuk rencana selanjutnya Ia akan berkeliling dibeberapa Wilayah / tempat antara lain ke Unifersitas Gadjah Mada ( UGM ) Jogyakarta, Majalengka dan lainya.