Berbagai macam tanggapan masyarakat terkait dengan akan dibangunnya PLTP di Baturraden ramai menjadi bahan perbincangan masyarakat.  Walaupun pada umumnya banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa di Baturraden sedang  atau akan dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi, apalagi kalau ditanya tentang untung dan ruginya ketika dikawasan pemukiman mereka ada PLTP.

Walaupun mereka tidak tahu tentang apa keuntungan dan kerugiannya ketika ada proyek PLTP masyarakat seakan tidak bosan-bosannya untuk membicarakannya.  Adalah Sunarko (54)  warga masyarakat Desa Melung berpendapat bahwa “gunung Slamet adalah gunung yang aktif  sehingga kalau nanti dibor dan diambil uapnya secara otomatis akan mengurangi beban yang ada didalam perut gunung tersebut sehingga kemungkinan gunung Slamet meletus itu akan kecil”

Walaupun sebenarnya ada kekhawatiran juga “Bagaimana nantinya kalau dalam proyek pembangunan tersebut ada kesalahan dalam pelaksanaannya seperti misalnya pipa yang bocor belum lagi nanti kalau pipanya sudah karaten apa tidak membahayakan masyarakat sekitar karena didalamnya kan gas yang mudah terbawa angin”.

Dan layaknya seorang jurkam yang sedang mengajak massa untuk memilih salah satu partai yang digandrunginya dia menambahkan “Sekarang tah iya lagi musim kemarau belum terasa karena banyak kali yang sat tapi nanti kalau sudah masuk musim penghujan akan terasa air yang mengalir bercampu dengan tanah atau lumpur, karena jauh diatas sana sedang diadakan penggalian tanah”