Melung 20 April 2018, Matahari sudah menampakkan sinarnya. Namun hangatnya belum sampai pada titik-titik tanah yang masih lembab. Embun sisa semalam pun masih tercium baunya beriringan dengan kabut pagi hari. Suasana yang tentu akan teringat sepanjang masa.

Disinilah kami, Mahasiswa Mahasiswi KKN (Kuliah Kerja Nyata) IAIN Purwokerto berada.
Di Desa dengan Luas sekitar 3.683 Hektar yang terletak di Lereng Gunung Slamet, salah satu gunung berapi terbesar di Pulau Jawa ini kami singgah. Desa dengan akses jalan yang cukup terjal dengan topografinya yang berbukit-bukit ini tidak menyulutkan perjalanan kami selama 45 hari berada di Desa Melung dengan sifat gotong-royongnya yang masih tinggi.

Dimulai dari Senin, 26 Maret 2018 lalu kami menjalankan kegiatan di desa ini. Selain menjalankan program-program dengan tema yang telah dirancang, kami juga diminta untuk mengisi beberapa TPQ/Madrasah yang berada di Desa Melung ini.

Gambar : Kegiatan Madrasah TPQ RW 04 Desa Melung
Beberapa TPQ/Madrasah yang sudah kami singgahi, sangat antusias dengan kedatangan kami. Bahkan para Ustadz/Ustadzah di majelis itu pun tak segan-segan mempersilahkan kami mengambil alih waktu mengajar mereka.
“Kami senang kedatangan para ustadz/ustadzah dari IAIN” begitu ucap Ustadz Usman selaku pembimbing di Madrasah TPQ yang berada di RW 04 Desa Melung.

Walau akses jalan yang naik turun serta kurangnya penerangan ketika petang datang, tak menyulutkan semangat anak-anak Desa Melung untuk berangkat menimba ilmu agama ketika sore hari. Itulah salah satu motivasi bagi kami untuk terus membarakan semangat belajar mereka di tengah Desa yang berada di Lereng Gunung Slamet ini.

Retna Ayu (Komunikasi Penyiaran Islam / Fakultas Dakwah)