Babi Hutan yang terjerat perangkap

Melung 1 Nopember 2013, Seekor babi hutan akhirnya terperangkap jerat yang dipasang oleh Karso Sumarno (39) Warga Desa Melung.  Setelah beberapa hari memasang jerat Karso Sumarno berhasil mendapatkan seekor babi hutan.  Populasi babi hutan yang begitu banyak membuat keresahan warga masyarakat.  Karena banyak tanamanan warga masyarakat yang dirusak oleh babi hutan, sehingga kemudian warga masyarakat memasang jerat pada tempat yang dilalui babi hutan tersebut.

Seperti biasa pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, Karso Sumarno pergi kesawah hendak menengok tanaman padi.  Takut kalau-kalau tanaman padinya dirusak babi hutan.  Sesampainya disawah secara kebetulan dilihatnya dua ekor babi hutan yang sedang berkeliaran di sekitar sawah miliknya.  Kontan saja Ia berusaha mengusir babi hutan tersebut dengan teriakan yang cukup keras dan membuat babi hutan kaget dan melarikan diri.

Babi hutan yang bermaksud melarikan diri tersebut akhirnya masuk kedalam perangkap yang sudah dipasang oleh Karso beberapa waktu yang lalu.  Babi yang terjerat oleh pasangan tersebut kemudian di gebugi dengan menggunakan kayu, setelah sebelumnya di hujani dengan batu.  Namun babi hutan tersebut masih meronta-ronta, akhirnya Karso memanggil orang yang kebetulan lewat di sekitar sawahnya.  Kedua orang tersebut akhirnya berhasil melumpuhkan babi hutan yang terjerat pasangan tersebut.

Kemudian setelah babi hutan tersebut tak berdaya dan akhirnya mati di gotong menuju ke rumah Karso.  Kontan saja babi hutanyang terkena jeratan Karso menjadi tontonan warga masyarakat.

“Dengan tertangkapnya  babi hutan tersebut mudah-mudahan dapat mengurangi keresahan masyarakat Desa Melung kususnya yang menggarap lahan pertanian” seperti dituturkan oleh Tarsim Mustholih selaku Ketua RT 03/01 Depok.