Penulis: Budi Ragiel

Prediksi Jumlah Penduduk Desa Melung 2020

Tidak bisa dielakan lagi laju pertumbuhan penduduk terus akan meningkat seiring dengan tingkat kesejahteraan dan kesadaran akan kesehatan. Dengan memprediksi laju pertumbuhan penduduk pada waktu tertentu ini diharapkan perencanaan pembangunan di Desa Melung akan lebih matang lagi. Salah satu yang sederhana adalah kebutuhan akan pendidikan maka dengan bertambahnya jumlah penduduk maka sarana pendidikan menjadi hal yang sangat penting terkait penyediaan lahan, sementara lahan yang terbatas dan pertumbuhan penduduk terus bertambah maka perencanaan yang baik sangat dibutuhkan untuk jangka panjang. Pada pertumbuhan penduduk telah dijalaskan bahwa laju pertumbuhan penduduk rata-rata per tahun sebanyak 40 orang Kami mencoba menghitung secara sederhana...

Read More

Pertumbuhan Penduduk Desa Melung

Pertumbuhan penduduk dapat didefinisikan sebagai fenomena perubahan jumlah penduduk dalam suatu wilayah desa. Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi. Dalam demografi dikenal istilah pertumbuhan penduduk alami dan pertumbuhan penduduk total. Pertumbuhan penduduk alami hanya dipengaruhi oleh kelahiran dan kematian sedangkan pertumbuhan penduduk total dipengaruhi oleh kelahiran, kematian, imigrasi dan emigrasi. Rumus untuk menghitung pertumbuhan penduduk alami adalah  Pa = (L – M) dimana  Pa = pertumbuhan penduduk alami L  = jumlah kelahiran M = jumlah kematian sedangkan rumus untuk menghitung pertumbuhan penduduk total adalah  Pt = (L-M) + (I – E) dimana Pt = pertumbuhan penduduk total L  = jumlah kelahiran M = jumlah kematian I = jumlah Imigrasi (penduduk masuk) E = jumlah emigrasi (penduduk keluar) Dari rumus tersebut maka pertumbuhan alami Desa Melung pada tahun 2015 adalah L = Jumlah kelahiran tahun 2015 sebanyak 47 jiwa M = jumlah kematian tahun 2015 sebanyak 15 jiwa Sehingga jumlah pertumbuhan penduduk alami desa Melung sebanyak 32 jiwa. Untuk penduduk yang masuk ke desa Melung pada tahun 2015 lebih banyak kaena faktor pernikahan sebanyak 5 orang dan yang keluar desa sebanyak 2 jiwa  Sehingga pertumbuhan penduduk total sebesar (47-15) + ( 5 – 2) = 35 jiwa per tahun. Sedangkan pada tahun 2016 pertumbuhan penduduk secara alami sebesar L = jumlah kelahiran sebanyak 58 jiwa M =jumlah kematian sebanyak 17 jiwa sehingga pertumbuhan penduduk alami sebanyak 41...

Read More

Penerimaan Siswa Baru Kejar Paket C Tunas Bangsa

Pendidikan Nonformal berupaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai yang dapat secara berjenjang dan berstruktur dengan system yang luwes, fungsional dan mengembangkankecakapan hidup untuk belajar sepanjang hayat, salah adalah Pendidikan Kesetaraan. Pendidikan kesetaraan adalah pendidikan nonformal dengan standar kompetensi lulusan yang sama dengan sekolah formal, tetapi konten, konteks, metodologi dan pendekatan untuk mencapai standar kompetensi tersebut lebih memberikan konsep-konsep terapan, tematik, induktif yang terkait dengan permasalahan lingkungan dan melatih kehidupan berorientasi kerja atau berusaha mandiri. Kejar Paket C setara SMA Tunas Bangsa menerima siswa baru tahun ajaran 2016/2017 yang akan ditutup pada tanggal 31 Agustus 2016, Calon pserta didik dapat...

Read More

Menghitung Ketahanan Pangan Tingkat Desa

Saat ini ketahanan pangan nasional masih lemah khususnya di negara Indonesia. Bahkan banyak masyarakat yang belum mengerti ataupun memahami arti dari ketahanan pangan itu sendiri. Pengertian ketahanan pangan terdapat 2 macam, baik secara makro ataupun secara mikro adalah: Mikro: kebutuhan dalam segala aspek pangan dalam tiap-tiap rumah tangga untuk menjalankan kehidupan yang sehat secara aktif tercukupi/terpenuhi. Makro: Persediaan pangan/makanan yang terpenuhi dalam keseluruhan. Namun ada pengertian lain mengenai ketahanan pangan yang terdapat dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang dapat diartikan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air,...

Read More

Tiga Tahun Gerakan Desa Membangun

Gerakan Desa Membangun (GDM) merupakan sebuah gerakan sosial yang menjadi lingkar belajar desa-desa di seluruh Indonesia. Langkah awal dari GDM adalah mengajak desa untuk mampu menyuarakan dirinya sendiri. Karena tidak dapat dipungkiri, selama ini berita arus utama dikuasai berita-berita ibu kota. Sangat jarang memberitakan desa, kecuali ketika ada kejahatan atau bencana di desa. Melaui internetlah desa-desa ini menyuarakan dirinya sendiri. Pertama adalah desa memiliki situs web. Selanjutnya adalah memanfaatkan sosial media (Facebook, Twitter, dan yang lain) untuk mempromosikan situs web desa tersebut. Salah satu keberhasilan desa bersuara secara umum adalah alamat internet “desa.id” yang merupakan usulan desa untuk mendapatkan identitasnya di dunia internet. Seperti website desa http://pangebatan.desa.id ini. Desa Pangebatan bergabung dengan gerakan yang diawali dari Desa Melung, kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, pada bulan April 2013. Memenuhi undangan untuk mengikuti lokakarya Desa Membangun di Desa Limpakuwus, kecamatan Sumbang, Banyumas. Sejak saat itu, Desa Pangebatan terlibat aktif untuk bersama belajar dengan desa-desa se-nusantara. Hingga kemudian markas dari gerakan yang di-volunteri relawan-relawan dari berbagai komunitas dan instansi ini pindah ke Desa Pangebatan, kecamatan Karanglewas, Banyumas. Maka, sudah semestinya Desa Pangebatan selalu mengajak warganya untuk memanfaatkan kesempatan ini. Memanfaatkan Rumah Desa Indonesia yang merupakan rumah belajar bagi desa, untuk menimba ilmu. Baik untuk promosi desa Pangebatan ataupun tata kelola pemerintah desa. Untuk mencapai cita-cita desa Pangebatan yang mandiri. Mandiri untuk menyuarakan dirinya sendiri, mandiri menentukan kebijakan, hingga kemandirian data melalui Sistem Informasi Desa...

Read More

FACEBOOK

https://www.facebook.com/pasarmelung.id/

Pasar Melung

Pengalaman di Desa Melung