Penulis: admindesa

Galang Dana Untuk Kemanusiaan

Melung 25 September 2019, Firman (9) tahun putra dari Sarno dan Rini merupakan Warga Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng, sejak bulan September 2019 diketahui terkena penyakit Leukimia. Jenis penyakit kanker yang paling banyak menyerang anak-anak termasuk Firman. Beberapa hari sebelum Firman diketahui sakit Leukimia, kondisi fisik Firman terlihat pucat, lemas dan nafsu makan berkurang. Kekhawatiran dan bingung melihat kondisi Firman yang kian hari semakin melemah, Sarno memutuskan untuk memeriksakan Firman.  Akhirnya Firman dibawa berobat ke Pustu (Puskesmas Pembantu) Kutaliman dan oleh Bidan Sri menyarankan untuk dibawa ke Puskesmas Kedungbanteng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keterbatasan peralatan Puskesmas Kedungbanteng merujuk Firman Ke RSUD Margono. Hasil pemeriksaan, melalui tes darah, Firman didiagnosa terkena Leukimia. Rumah sakit daerah di Kabupaten Banyumaspun akhirnya merujuk Firman ke RSUD Sardjito Jogjakarta. Biaya pemberangkatan dan pengobatan disana menjadi persoalan yang timbul kemudian belum lagi operasional selama di Jogya. Sementara itu pengobatan harus tetap dilakukan. Setelah melalui perundingan, Pemerintah Desa Melung berupaya mencari bantuan. Koordinasi dengan Dinsospermasdes Kabupaten Banyumas, si Bulan, dan Baznas berharap ada bantuan untuk biaya pengobatan. Alhamdulilah usahapun memberikan secercah harapan berupa ambulan, penginapan dan akomodasi. Sementara itu melalui Kepala Dusun 2 (Laeli Hidayati) melakukan penggalangan dana untuk sekedar meringankan beban kelauarga Firman. Penggalangan dana dilakukan melalui Whatsapp yang kemudian dibagikan ke beberapa grup. Penggalangan Dana Untuk Kemanusiaan Firman 9 tahun warga RT 03 RW 04, Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Terbaring lemah akibat sakit yang...

Read More

Penggalang SMP N 3 Kedungbanteng Adakan Gerak Bersih

Minggu, 15 September 2019, Dewan Penggalang (DP) SMP N 3 Kedungbanteng adakan Gerak Bersih Lingkungan Sekolah. Sekolah adalah lembaga atau tempat yang digunakan untuk mencari ilmu atau belajar. Dalam menopang aktivitas belajar agar lebih maksimal maka sebuah sekolahan itu harus benar-benar terjaga Kebersihannya. Sadar akan hal itu dewan penggalang SMP N 3 Kedungbanteng mengadakan kegiatan bersih lingkungan sekolah. Kegiatan ini, diikuti 55 Dewan Penggalang SMP N 3 Kedungbanteng, pembina dan pelatih pramuka. Ungkap Kak Puji Lestari S.Pd selaku pelatih pramuka. Kegiatan dimulai dengan apel pembukaan, olahraga pagi kemudian dilanjut bersih lingkungan. Dalam sambutannya, kak Puji menegaskan akan kesadaran Pramuka terhadap pentingnya peduli lingkungan, terutama sampah plastik. “Satu anak didik minimal dalam sehari memproduksi 5-7 sampah plastik dari bungkus jajan, bayangkan jika 500 anak didik dalam satu sekolahan ini melakukan hal yg sama, kemudian bayangkan jika 500 anak didik di semua sekolah yg lain melakukan hal yang sama, berapa jumlah plastik yang kita produksi secara jamaah dalam satu hari? Tegas pertanyaan beliau. Setelah mendapat arahan dan pengetahuan pengelolaan tentang sampah plastik, Dewan Penggalang bahu membahu membersihkan lingkungan sekolah, mulai dari halaman, kebun, jalan raya sampai selokan dekat pangkalan. “Harapanya, setelah kegiatan ini selesai adik adik mulai menciptakan sadar diri akan bahaya sampah plastik dan lebih bijak dalam penggunaan plastik ”...

Read More

Merintis Usaha Sapu

Siti Khotimah (30) warga Desa Melung kini mempunyai kesibukan baru. Akifitas dalam pembuatan sapu berbahan dasar glagah (Themeda villosa). Mulai dari pagi setelah mengerjakan tugas sebagai ibu rumah tangga hingga sore hari, dimanfaatkan untuk membuat sapu. Berbekal pengetahuan dari mengikuti pelatihan Siti mulai mempraktekkan pembuatan sapu setengah jadi. Ketrampilan yang dimiliki adalah hasil dari mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Banyumas. Untuk bahan baku (glagah) Siti mendapat pasokan dari Dipertan. Tahap awal Siti mendapat pasokan bahan baku sebanyak 25,5 Kg. Dalam sehari Siti mampu membuat sapu sebanyak 30 buah, “Maklum masih dalam tahap belajar” kata Siti yang tetap sibuk mengikat helai glagah saat ditemui. Dari bahan baku sebanyak 25,5 kg setelah melalui proses penimbangan, pemotongan dan pengikatan menjadi sapu sebanyak 147 buah. Sapu-sapu tersebut belum sepenuhnya jadi, karena belum ada gagangnya. Untuk tiap satu helai sapu Siti mendapat upah Rp. 500,-. Bahan baku dan hasil produksi sementara masih dibantu oleh Dipertan Kabupaten Banyumas. Khususnya dalam pengiriman bahan baku maupun sapu-sapu yang sudah jadi. Sebagai bentuk keseriusan dalam usahanya Siti mendapat target bahan baku harus selesai dalam satu minggu.  Hal ini sebagai pemicu untuk keseriusan dan seberapa nyata dalam menekuni sebuah usaha. Kedepan Siti berharap ada tetangga yang tertarik dalam usaha pembuatan sapu, sehingga dapat membuat kelompok di desanya. Disamping dalam pengedropan bahan baku tidak tanggung, dengan adanya kelompok minimal ada kegiatan untuk ibu-ibu rumah...

Read More

PELATIHAN MICROSOFT OFFICE UNTUK KADER PKK DESA MELUNG

Kegiatan pelatihan microsoft office yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto dilaksanakan pada hari selasa, 3 September 2019 di Balai Desa Melung pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan kader Desa Melung. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para kader dalam pengaplikasian program yang diberikan, karena pada umumnya program yang dilaksanakan dapat membantu meringankan kegiatan kerjanya. Tujuan dari kegiatan pelatihan  ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kader desa dalam membantu meringngankan kerjanya yang meliputi mengolah dan mengedit berkas-berkas penting yang berkaitan dengan program kerja dari para kader. Selain itu manfaat yang di dapat dari kegiatan pelatihan ini adalah kemudahan dalam kearsipan sehingga mampu melayani masyarakat secara lebih cepat dan tepat. Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan karena masih banyak para kader yang kurang memahami fungsi media Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Alasan mengapa perlunya pelatihan tersebut dikarenakan mayoritas para kader  yang kurangnya pengetahuan dan pendidikan terutama berbasis komputer dan tidak pernah mengenal komputer sebelumnya. Faktor penghambat dalam pelatihan ini adalah kurangnya rasa ingin tahu tentang hal baru mengenai perubahan dalam penyampaian materi ajar dalam pembelajaran. Walaupun demikian, mahasiswa KKL tetap melaksanakan progam kerja pelatihan Microsoft Office untuk memberikan wawasan tentang kegunaan media komputer kepada para kader. Dan mahasiswa KKL juga menyediakan beberapa contoh dari media pembelajaran Microsoft Office apabila para kader menghendaki memakai media...

Read More

Potensi Kopilung (Kopi Melung)

Kopilung atau singkatan dari Kopi Melung merupakan salah satu produk unggulan di Desa Melung. Berangkat dari adanya PKH (program keluarga harapan) yang merangkul ibu-ibu untuk mengolah kopi yang ada di Desa Melung. Kopilung dicetuskan oleh Rohmat (Pembina PKH) Desa Melung, saat itu beliau mencoba menggali potensi yang ada di Desa Melung dan menemukan kopi yang mayoritas gampang ditemukan di lahan perkebunan dataran tinggi seperti Melung. Kopilung merupakan salah satu jenis kopi robusta yang sangat banyak diminati oleh pecinta kopi. Pemasaran kopilung saat ini masih tradisional dengan menitipkan produk kopilung pada pusat oleh-oleh dan mengikuti pameran-pameran kopi di beberapa kota, seperti di Wonogiri yang akan dilakukan pada bulan September ini. Dalam rangka kegiatan program KKL Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto tahun 2019 ini membantu mengembangkan pemasaran produk kopilung secara modern yaitu dengan memanfaatkan media internet (online) dan membuatkan video promosi kopilung.  Tujuannya agar kopilung dapat dikenal hingga luar daerah dan pecinta kopi di luar daerah dapat menikmati kopilung tersebut. Inovasi kedapaannya adalah pembangunan tempat wisata kopi (Kebun Kopi)....

Read More

FACEBOOK

https://www.facebook.com/pasarmelung.id/

Pasar Melung

Pengalaman di Desa Melung