Penulis: admindesa

Menjaga Indonesia Melestarikan Kearifan Lokal

Bangsa Indonesia diseluruh Nusantara hari ini memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Seperti juga halnya masyarakat Desa Melung juga turut serta memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan upacara bendera. Peserta upacara adalah warga masyarakat Desa Melung, seluruh siswa SD Negeri Melung dan siswa SLTP Negri 3 Kedungbanteng. Disamping sebagai peserta, pasukan pengibar bendera berasal dari SLTP Negri 3 Kedungbanteng.¬† Sementara inspektur upacara adalah Purwono, SPd Kepala SD Negri Melung . Diawali dengan malam syukuran pada tanggal 16 Agustus yang dilaksanakan hampir di setiap RT. Acara ini dilakukan sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. Warga berkumpul melakukan do’a dan diakhiri dengan makan nasi tumpeng bersama. Hari ini Sabtu (17/8) masyarakat Desa Melung berbondong-bondong datang kelapangan untuk mengikuti upacara bendera. Mereka datang secara bersama-sama dari masing-masing grumbul dengan membawa berbagai macam arak-arakan. Berbagai macam hasil kreasi dari masing-masing RT digotong oleh 4 (empat) orang. Hasil kerajinan dengan tema yang berbeda antara RT satu dan lainnya. Tema kebudayaan mempertontonkan berbagai macam budaya yang ada. Seperti Rumah Adat Jawa, permainan anak-anak sejenis kitiran berbahan dasar daun kelapa, orang-orangan yang terbuat dari bambu dengan balutan kertas semen dan lain sebagainya. Kreatifitas masyarakat Desa Melung tentunya sudah tidak di ragukan lagi. Kalangan pemuda, remaja yang mengatasnamakan masing-masing komunitasnya mereka menampilkan ke khasan masing-masing yang tentunya dalam konteks melestarikan keafiran lokal. Tidak ketinggalan perangkat desa dengan mengenakan pakaian keki telah berjejer di...

Read More

Penerimaan Siswa Baru SMP N 3 Kedungbanteng

Setiap tahun ajaran baru, sekolah dimanapun dan jenjang apapun pasti malakukan penerimaan siswa baru. Seperti halnya SMP N 3 Kedungbanteng, yang pada hari ini Senin (1/7) melakukan penerimaan siswa baru. Hari ini merupakan hari pertama penerimaan siswa baru, untuk diterima menjadi siswa di SMP N 3 Kedungbanteng. Sofi Alfiatun selaku operator PPDB (penerimaan peserta didik baru) on-line dalam bincang-bincang menyampaikan bahwa waktu penerimaan siswa baru akan dilakukan selama 4 (empat) hari. Hari pertama penerimaan siswa baru sampai dengan saat tulisan ini dibuat sudah mencapai 95 siswa yang mendaftar. Dari sejumlah siswa yang sudah mendaftar sebagian dari lulusan SD N Melung, sementara sebagian lagi dari siswa lulusad SD luar Desa Melung. Seperti Desa Windujaya, Kalikesur, Kutaliman dan juga dari Desa Ketenger. Target penerimaan siswa baru di SMP N3 Kedungbanteng pada tahun ajaran 2019-2020 adalah 96 orang siswa, seperti disampaikan oleh Agus Setiadi, SPd, MPd yang merupakan Kepala Sekolah SMP N 3 Kedungbanteng. Sementara itu tingkat kelulusan pada tahun ini mencapai 100% (seratus persen). Pada kelulusan siswa pada tahun ini sebanyak 90% (sembilan persen) melanjutkan ketingkat pendidikan yang lebih tinggi. Secara grafik ada peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya 88% yang melanjutkan ke SLTA, baik negri maupun swasta. Harapan adanya sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Desa Melung, menjadi impian besar dimasyarakat. Faktor biaya transportasi menjadi salah satu munculnya harapan tersebut. Untuk saat ini sekolah lanjutan tingkat atas terdekat berada di...

Read More

267 Desa Ikuti Pilkades Serentak

Melung 22 Juni 2019, Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Banyumas, akan dilaksanakan pada hari Selasa Wage tanggal 23 Juli 2019. Sebanyak 267 desa akan menggelar pemilihan untuk menentukan pemimpin pada tingkat desa. Dari 267 desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa, salah satunya adalah Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Tahapan menuju terselenggaranya pemilihan Kepala Desa sebagian telah dilaksanakan. Membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa, sekaligus membentuk Panitia Pengawas telah dilaksanakan. Hari ini (Kamis, 20/6) memasuki tahap penetapan daftar pemilih tetap (DPT) serta penetapan bakal calon Kepala Desa Melung periode 2019-2025. Sebanyak 1.670 orang, telah ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap di Desa Melung. Yang di sahkan pada rapat pleno yang dipimpin oleh Tarko, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Melung. Dari 1.670 pemilih yang terdaftar akan ditempatkan pada 3 (tiga) tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih calon Kepala Desa. Dua orang bakal calon Kepala Desa telah ditetapkan, Khoerudin, S.Sos warga RT 02 RW 02 dan Agung Budi Satrio warga RT 01 RW 03 Desa Melung. Kedua calon Kepala Desa tersebut merupakan mantan Kepala Desa...

Read More

3 Rumah di Desa Melung Direlokasi

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo pada Rabu (2/2) menyempatkan mengunjungi lokasi pergerakan tanah. Dalam kunjungan tersebut juga didampingi Camat Kefungbanteng, Polsek, Koramil Kedungbanteng, dan juga BPBD Kabupaten Banyumas. Lokasi pergerakan tanah berada di Desa Melung tepatnya Grumbul Depok RT 02/01. Semula pada tempat tersebut ada tiga rumah. Namun karena tanah yang terus bergerak turun, ketiga rumah tersebut sudah direlokasi. Terakhir direlokasi rumah Siam Darmanto pada (24/12) direlokasi ke RT 05/02. Setelah sebelumnya rumah Wasim dan Agus direlokasi terlebih dahulu. Tanda-tanda pergerakan tanah sudah terlihat lama, dengan ditandai retaknya dinding dan pondasi rumah. Apalagi jika hujan turun secara terus menerus, maka semakin lebar retakan yang ada didinding. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka disarankan untuk pindah. Walaupun tidak mudah untuk melakukan relokasi apalagi sampai tiga rumah. Menyiapkan tempat untuk tinggal dan biaya membangun kembali menjadi kendala. Seperti rumah milik Agus yang dihancurkan, menyisakan atap dan beberapa kusenan pintu dan jendela yang nasih bisa digunakan. Secara bertahap dan bergotongroyong kini tiga rumah tersebut sudah...

Read More

Kunthung Anyaman Bambu Warisan Leluhur

Melung 20 Desember 2018, Bambu merupakan tanaman masyarakat Indonesia yang sudah dikenal secara luas dan memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Termasuk di Desa Melung ketersediaan akan tanaman bambu cukup melimpah. Bambu juga memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut. Selain itu, bambu juga relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lain karena banyak ditemukan di sekitar pemukiman pedesaan. Bambu banyak dipergunakan untuk keperluan alat-alat rumah tangga. Seperti cething, cepon, kunthung, tampah, dan masih banyak lagi.  Namun secara umum saat ini masyarakat konsumen tidak lagi memilih hasil kerajinan untuk memenuhi kebutuhannya akan alat rumah tangga. Hal ini karena banyak pilihan lain yang lebih modern. Akibatnya, kerajinan tangan seperti anyaman bambu sebagai alat rumah tangga kehilangan pamor, dikalahkan oleh barang-barang yang kelihatan lebih berbau modern dan maju tersebut. Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan nilai fungsi dan bentuk terhadap bambu untuk dapat bersaing dengan barang-barang yang dinilai lebih modern oleh masyarakat dari segi fungsi dan bentuk yang inovatif serta sentuhan tangan manusianya sehingga bambu dapat berfungsi dan mampu menjadi daya pikat sebuah susunan tata ruang masa kini yang akan lebih disukai. Dalam rangka menjaga warisan leluhur (kerajinan anyaman bambu) Pemerintah Desa mencoba untuk membuat pelatihan tentang anyaman bambu. Dengan harapan kerajinan bambu akan berkembang dan banyak diminati oleh masyarakat. Disamping...

Read More

FACEBOOK

https://www.facebook.com/pasarmelung.id/

Pasar Melung

Pengalaman di Desa Melung