Penulis: admindesa

267 Desa Ikuti Pilkades Serentak

Melung 22 Juni 2019, Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Banyumas, akan dilaksanakan pada hari Selasa Wage tanggal 23 Juli 2019. Sebanyak 267 desa akan menggelar pemilihan untuk menentukan pemimpin pada tingkat desa. Dari 267 desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa, salah satunya adalah Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Tahapan menuju terselenggaranya pemilihan Kepala Desa sebagian telah dilaksanakan. Membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa, sekaligus membentuk Panitia Pengawas telah dilaksanakan. Hari ini (Kamis, 20/6) memasuki tahap penetapan daftar pemilih tetap (DPT) serta penetapan bakal calon Kepala Desa Melung periode 2019-2025. Sebanyak 1.670 orang, telah ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap di Desa Melung. Yang di sahkan pada rapat pleno yang dipimpin oleh Tarko, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Melung. Dari 1.670 pemilih yang terdaftar akan ditempatkan pada 3 (tiga) tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih calon Kepala Desa. Dua orang bakal calon Kepala Desa telah ditetapkan, Khoerudin, S.Sos warga RT 02 RW 02 dan Agung Budi Satrio warga RT 01 RW 03 Desa Melung. Kedua calon Kepala Desa tersebut merupakan mantan Kepala Desa...

Read More

3 Rumah di Desa Melung Direlokasi

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo pada Rabu (2/2) menyempatkan mengunjungi lokasi pergerakan tanah. Dalam kunjungan tersebut juga didampingi Camat Kefungbanteng, Polsek, Koramil Kedungbanteng, dan juga BPBD Kabupaten Banyumas. Lokasi pergerakan tanah berada di Desa Melung tepatnya Grumbul Depok RT 02/01. Semula pada tempat tersebut ada tiga rumah. Namun karena tanah yang terus bergerak turun, ketiga rumah tersebut sudah direlokasi. Terakhir direlokasi rumah Siam Darmanto pada (24/12) direlokasi ke RT 05/02. Setelah sebelumnya rumah Wasim dan Agus direlokasi terlebih dahulu. Tanda-tanda pergerakan tanah sudah terlihat lama, dengan ditandai retaknya dinding dan pondasi rumah. Apalagi jika hujan turun secara terus menerus, maka semakin lebar retakan yang ada didinding. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka disarankan untuk pindah. Walaupun tidak mudah untuk melakukan relokasi apalagi sampai tiga rumah. Menyiapkan tempat untuk tinggal dan biaya membangun kembali menjadi kendala. Seperti rumah milik Agus yang dihancurkan, menyisakan atap dan beberapa kusenan pintu dan jendela yang nasih bisa digunakan. Secara bertahap dan bergotongroyong kini tiga rumah tersebut sudah...

Read More

Kunthung Anyaman Bambu Warisan Leluhur

Melung 20 Desember 2018, Bambu merupakan tanaman masyarakat Indonesia yang sudah dikenal secara luas dan memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Termasuk di Desa Melung ketersediaan akan tanaman bambu cukup melimpah. Bambu juga memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut. Selain itu, bambu juga relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lain karena banyak ditemukan di sekitar pemukiman pedesaan. Bambu banyak dipergunakan untuk keperluan alat-alat rumah tangga. Seperti cething, cepon, kunthung, tampah, dan masih banyak lagi.  Namun secara umum saat ini masyarakat konsumen tidak lagi memilih hasil kerajinan untuk memenuhi kebutuhannya akan alat rumah tangga. Hal ini karena banyak pilihan lain yang lebih modern. Akibatnya, kerajinan tangan seperti anyaman bambu sebagai alat rumah tangga kehilangan pamor, dikalahkan oleh barang-barang yang kelihatan lebih berbau modern dan maju tersebut. Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan nilai fungsi dan bentuk terhadap bambu untuk dapat bersaing dengan barang-barang yang dinilai lebih modern oleh masyarakat dari segi fungsi dan bentuk yang inovatif serta sentuhan tangan manusianya sehingga bambu dapat berfungsi dan mampu menjadi daya pikat sebuah susunan tata ruang masa kini yang akan lebih disukai. Dalam rangka menjaga warisan leluhur (kerajinan anyaman bambu) Pemerintah Desa mencoba untuk membuat pelatihan tentang anyaman bambu. Dengan harapan kerajinan bambu akan berkembang dan banyak diminati oleh masyarakat. Disamping...

Read More

Sehat Dimulai Dari Diri Sendiri (GERMAS)

Melung 22 Desember 2018, Dalam rangka memperingati hari Ibu Team Penggerak PKK Desa Melung mengadakan pencanangan “GERMAS“. Dalam gerakan masyarakat tersebut diisi dengan kegiatan mengkampanyekan hidup sehat. Antara lain dengan melakukan senam bersama, makan buah segar, pelayanan kesehatan dan pembagian doorprice. Hadir dalam pencanangan Germas Kader PKK, Posyandu, Lansia, Kader kesehatan, Puskesmas Kedungbanteng, Bidan Desa, serta Forkompinkec Kedungbanteng. Dengan hiburan kentongan.  GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat. Dengan meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat. Rajin melakukan aktifitas fisik Perilaku kehidupan modern seringkali membuat kebanyakan orang minim melakukan aktifitas fisik. Baik aktifitas kerja maupun berolahraga. Kemudahan dalam kehidupan dengan bantuan teknologi dan kurangnya waktu karena kesibukan menjadikan orang untuk menjalani hidup yang kurang sehat. 2. Budaya mengkonsumsi buah dan sayur Ketersediaan makanan yang serba praktis dan enak seringkali menjadi alasan berkurangnya mengkonsumsi sayur dan buah. Beberapa jenis makanan dan minuman sebaiknya dikurangi atau dihentikan konsumsinya. 3. Melakukan cek kesehatan secara rutin Salah satu bagian dari arti germas sebagai gerakan masyarakat hidup sehat adalah dengan lebih baik dalam mengelola kesehatan. Salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan tidak hanya datang ke rumah sakit atau puskesmas ketika sakit saja. Langkah ini dapat memudahkan mendeteksi penyakit atau masalah kesehatan lebih dini. 4. Memberikan ASI Tuntuan terhadap profesional pekerjaan sehingga melupakan kodrat wanita...

Read More

FACEBOOK

https://www.facebook.com/pasarmelung.id/

Pasar Melung

Pengalaman di Desa Melung